Rabu, 29 Juli 2020

Cari Jasa Anti Rayap? Ketahui Dahulu Manfaat Dan Lokasi Sarang Rayap


Ketika rayap mulai menyerang rumah dan perabotan tentu harus bener-bener dituntaskan salah satunya dengan menggunakan jasa anti rayap. Namun, selain memanggil jasa pembasmi rayap ada cara yang lebih mudah tanpa mengeluarkan modal yaitu dengan langsung mencari sarang rayap. Proses pencarian nya memang tidak terlalu mudah tapi bisa membasmi langsung ke pangkal masalah. 

Banyak orang mempercayai bahwa sarang rayap bisa dijadikan obat sebenarnya apa manfaat dari sarang rayap? Meskipun jasa anti rayap paling direkomendasikan namun apa salahnya mencoba untuk mencari sarang rayap sebagai solusi pemusnahan rayap.

Manfaat Sarang Rayap

Sarang rayap ternyata memiliki manfaat yang cukup banyak. Simak penjelasannya berikut ini.
●    Sarang rayap adalah salah satu indikator suburnya tanah di sekitar Anda.
●    Sarang rayap juga menunjukkan cadangan air ketika cuaca sedang kering.
●    Sarang rayap zaman dahulu digunakan untuk mengobati bibir pecah-pecah pada manusia.

Cara Menemukan Sarang Rayap Berdasarkan Jenis Rayap
Memilih jasa anti rayap perlu dilakukan untuk bisa benar-benar menuntaskan masalah rayap di rumah anda. Namun jika anda ingin mencoba menemukan sarang rayap sebaiknya temukan ciri sarangnya berdasarkan jenis rayap. Hal ini dikarenakan setiap jenis rayap klasifikasi rumahnya berbeda-beda.

1.    Rayap Tanah

Rumah rayap tanah memiliki ciri-ciri :
●    Harus lembab
●    Dibuat ditanah lokasinya 10 cm sampai 45 cm di bawah tanah
●    Membutuhkan banyak cairan
●    Di dalam ruangan rumah biasanya terdapat sekat yang disebut dengan galeri
●    Galeri ini selanjutnya dihubungkan dengan terowongan yang dibuat dari lumpur
●    Terowongan ini juga menjadi penghubung sarang ke sumber makanan
●    rayap tanah biasanya tidak membuat sarang di rumah kecuali jika struktur bangunan rumah Anda sangat lembab dan cocok untuk tempat bertahan hidup. Rumah yang menjadi sarang rayap tanah biasanya adalah rumah yang memiliki kondisi bocor atau terkena banjir.
●    Namun meski tidak tinggal di rumah serangan rayap tanah bisa mencapai 0,5 hektar.

2.    Rayap Kayu Kering

Adapun karakteristik dari sarang rayap kayu kering yaitu :
●    Biasanya sarang rayap kering ada dalam kayu kering.
●    Ketika dari luar terowongan rayap kering mirip seperti labirin. Terowongan ini adalah jalan rayap untuk keluar.
●    Rayap kering hidupnya tidak bergantung pada kelembaban ruangan. Rayap ini bisa hidup di kondisi kering dengan adaptasi lebih cepat.
●    Rayap kering tidak perlu terhubung dengan tanah  karena hanya membutuhkan kayu untuk tempat hidup.
Jadi ketika rayap kering menyerang rumah anda sebaiknya cari rayap-rayap ini dibagian kayu bukan di tembok atau dinding rumah.

3.    Rayap Kayu Basah

Rayap kayu basah dan kering memiliki perbedaan yang mencolok, berikut karakteristik rayap kayu basah.
●    Meski namanya rayap kayu basah namun untuk mendapatkan. kelembaban koloninya tidak butuh kontak langsung dengan tanah.
●    Kelembabannya terus dijaga dan harus selalu basah.
●    Rayap kayu basah bisa masuk ke rumah jika ada atap yang bocor atau kerusakan pipa.
●    Rahap kayu basah ditemukan pada benda yang terhubung dengan tanah misalnya tanaman atau pohon basah dan kayu yang sudah membusuk.
Untuk menemukan sarang rayap kayu basah dengan mudah bisa mulai mencarinya di terowongan, bekas makanan dan sisa kotoran. Namun jika Anda malas mencari karena terlalu repot, bisa langsung menggunakan jasa anti rayap.

Demikian manfaat dan cara mencari lokasi sarang rayap yang paling mudah. namun ketika anda tidak memiliki waktu untuk mencari sarang rayap guna memusnahkannya bisa memilih jasa anti rayap sebagai alternatif. Salah satu jasa pengendali hama rayap yang bisa anda pilih yaitu Fumida. Perusahaan ini bergerak dibidang pengendali hama rayap dan sudah ada lebih dari 10 tahun melayani masyarakat. fumida memiliki tenaga profesional yang ahli dalam bidang pengendalian hama rayap dan sudah mengantongi sertifikat. Jadi jangan ragu untuk memilih jasa pengendalian rayap Fumida.
Read More

Kamis, 18 Juni 2020

6 Tips Merawat Topi Sesuai Jenis Bahannya

Bagi anda pecinta topi, maka tidak akan segan mengeluarkan uang yang banyak hanya untuk membeli sebuah topi. Untuk itu pemilik topi harus meluangkan waktunya untuk merawat barang kesayangannya tersebut. Bagi anda para pemula yang ingin merawat topi agar tetap awet dan tahan lama. Anda harus tahu bahwa bawa topi itu harus sesuai dengan jenis bahannya. Karena beda jenis topi tentu beda perawatannya.
Di bawah ini akan dijelaskan beberapa cara merawat topi yang sesuai dengan jenis bahannya. Simak berikut ini.

  1. Bahan Kulit

Untuk topi berbahan kulit, biasanya dijual dengan harga yang cukup fantastis. Bahkan nilai jualnya juga cukup tinggi, maka tidak heran pemilik topi jenis kulit ini akan sangat menjaga barang kesayangannya tersebut. Bahan kulit harus dicuci dengan lap lembab, cukup mengelap tapi dengan kain yang sudah diberikan sabun. Lalu setelah itu keringkan dengan menggunakan alat pengering, pastikan tidak ada sisa sabun agar bahan kulit tidak kering dan mengelupas.

  1. Bahan Anyaman

Topi satu ini cukup rentan karena modelnya bisa berubah. Apalagi jika tidak sengaja tertindih bentuknya bisa langsung penyok dan tidak lagi sempurna. Cara membersihkan topi ini jangan menggunakan air karena bisa penyok. Anda bisa membersihkannya dengan brush atau kuas cat dengan bulu yang lembut agar terhindar dari debu yang menempel. Atau gunakan spotter dry clean dan gosok area yang bernoda dengan menggunakan spon lembut.

  1. Bahan Beledu

Untuk bahan satu ini tidak boleh terkena air, karena beledu atau velvet bulunya bisa rontok jika terkena air atau panas. Gunakan berus lembut untuk membersihkan kotoran pada topi beledu. Atau Anda bisa menggunakan jasa dry clean untuk mencuci bagian dalam topi. Hal ini bisa anda lakukan jika ingin memiliki tapi beledu yang tahan lama.

  1. Topi Aksen Bulu

Untuk topi aksen bulu cukup susah merawatnya karena bulu-bulu tersebut mudah rontok ketika dicuci dengan cara yang salah. Jangan gunakan air untuk mencuci topi ini lebih baik gunakan baking soda. baking soda berfungsi untuk membersihkan kotoran yang menempel pada bagian bulu sehingga bulunya tetap pada tempatnya dan rapi terjaga tanpa khawatir rontok.

  1. Bahan Rajut

Untuk topi bahan rajut tidak boleh dicuci dengan air juga. Hal ini karena, air bisa membuat bahan rajut menjadi lebih besar ukurannya karena air diserap oleh bahan tersebut. Air juga bisa membuat konstruksi pada topi jadi rusak, bahkan ketika dikeringkan bentuknya tidak akan kembali seperti semula.

  1. Bahan Katun atau Polyester

Untuk bahan topi katun atau polyester sangat mudah ditemukan di mana saja. Dan ternyata perawatan topi bahan ini juga sangat mudah. Anda bisa mencuci bahan topi katun seperti layaknya mencuci pakaian biasa bahkan bisa dicuci menggunakan mesin. Tapi sebaiknya anda mencucinya dengan tangan saja agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila terdapat banyak noda pada topi gunakan sikat gigi untuk menghilangkan noda yang agak tebal.

Demikian beberapa tips merawat topi yang sesuai dengan bahannya. Cara-cara di atas sangat direkomendasikan, bagi anda para pecinta topi tapi tidak mengerti cara mencuci topi dengan benar. Untuk pembelian topi yang terlengkap dengan merek branded, Anda bisa langsung mengunjungi Blibli. Selain harga topi di sana lebih terjangkau, anda akan mendapatkan berbagai promo diskon yang besar. 

Apalagi topi yang dijual di Blibli, semuanya original jadi anda tidak perlu khawatir terhadap keasliannya. Anda bisa mendapatkan topi di Blibli, dengan harga puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Harga yang cukup terjangkau untuk produk dengan kualitas yang sangat baik.
Read More